Home Blog Page 2

BPKAD Sarolangun Usulkan Pelelangan Aset Kendaraan Dinas

0

SEKITARKITO – Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Sarolangun mengusulkan akan melakukan lelang beberapa aset kendaraan dinas.

Kepala BPKAD Sarolangun Kasyadi melalui Kabid  BMD Darta Wijaya mengatakan rencana pelelangan beberpa aset roda dua, empat dan alat berat akan dilakukan secara online.

“Lelang tersebut akan dilaksanakan pada Minggu Kedua Maret 2026. Atau satu minggu sebelum Lebaran,” katanya, Jumat (26/2).

Diceritakan, lebih kurang akan terdapat 58 unit barang milik daerah yang akan dilelang dan dibagi menjadi beberapa paket.

Mekanisme lelang ditegaskan akan dilakukan secara online melalui website KPKNL dan terbuka untuk umum.

“Mengelola, menerbitkan aset secara akuntabel dan transparan. Hasil dari lelang ini nantinya akan masuk ke rekening kas daerah,” ungkapnya.

Kini, proses tersebut tengah dipersiapkan dan menunggu informasi lebih lanjut.

Bupati Sarolangun Saksikan Wisuda Akbar 148 Lansia

0

SEKITARKITO – Bupati Sarolangun Hurmin menyaksikan wisuda Akbar Sekolah Lansia Tangguh Standar I dan Standar II tingkat Kabupaten Sarolangun Tahun 2026.

Diharapkan mampu mewujudkan Lansia Smart (Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif dan Bermartabat). Bupati mengatakan sebanyak 148 wisudawan lansia juga turut diberi bantuan berupa paket sembako.

“Sekolah lansia di Kabupaten Sarolangun dilakukan sebanyak 14 kali dari bulan Oktober sampai dengan Desember 2025 kemarin,” katanya, Selasa (24/2).

Diceritakan, sekolah lansia ini merupakan bagian penting dalam pelaksanaan program pendidikan jangka panjang. Diharapkan mereka mampu mewujudkan 7 dimensi sekolah lansia dapat terus berjalan.

Pemkab Sarolangun berkomitmen untuk mendukung lebuh program sekolah lansia dan mendorong pembentukan hingga keseluruh kecamatan.

“Saya minta para camat dan kades bisa membantu program ini. Kami sangat bangga, dengan adanya sekolah lansia. Yang penting semangat dalam menjalani hidup, jaga kesehatan fisik dan non fisik,” ujarnya.

BPKAD Sarolangun Pastikan Kas Daerah Aman, Meski Proses Pencairan Terganggu

0

SEKITARKITO – Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Sarolangun memastikan uang kas daerah tidak terganggu akibat fenomena kehilangan uang nasabah di Bank 9 Jambi.

Kepala BPKAD Sarolangun, Kasyadi mengatakan dengan adanya gangguan layanan. Proses pencairan menjadi terganggu.

“Kalo kas daerah insyaallah tidak terganggu tapi untuk proses pencairan yang belum bisa,” katanya, Senin (23/2).

Diketahui, sejumlah uang tabungan nasabah di Bank 9 Jambi cabang Sarolangun raib secara tiba-tiba hingga kerugian mencapai puluhan juta rupiah disejumlah rekening nasabah.

Sejumlah nasabah terlihat ramai mendatangi kantor cabang Bank Jambi cabang Sarolangun yang masih tutup akibat proses perbaikan.

Menurut kabar, nasabah yang berbondong di kantor cabang itu didominasi para pegawai pemerintah untuk mempertanyakan keadaan tabungan mereka.

Ditengah Forum Gabungan Perangkat Daerah, Bupati Sarolangun Minta OPD Lakukan Evaluasi

0

SEKITARKITO – Ditengah forum gabungan perangkat daerah jelang dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027. Bupati Sarolangun Hurmin meminta seluruh OPD melakukan evaluasi kinerja.

Menurutnya, perencanaan merupakan pondasi utama dalam keberhasilan pembangunan yang dilakukan secara rutin dan harus melalui mekanisme evaluasi jujur, objektif dan berbasis data.

“Saya meminta kepada seluruh perangkat daerah (OPD_red) agar melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja perangkat daerah selama periode kepemimpinan kami berjalan,” ujarnya, Senin (23/2).

Bupati Hurmin meminta, seluruh perangkat daerah melakukan evaluasi kinerja untuk mewujudkan visi misi Sarolangun Maju kedepan.

Hurmin mendorong agar kegiatan yang disusun bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Sarolangun.

“Kita harus berani mengakui capaian yang berhasil sekaligus terbuka terhadap kekurangan kita juga yang masih ada, program yang efektif harus kita lanjutkan dan program yang kurang berdampak harus di perbaiki yang apabila perlu di hentikan,” katanya.

Diceritakan Hurmin, ditengah efisiensi anggaran dan regulasi. Seluruh pihak diminta selektif dalam menyusun rencana kerja.

Hurmin juga mendorong perangkat daerah untuk tidak mengendorkan semangat dan mengajak aktif berkreativitas serta profesional.

Ketua DPRD Sarolangun Ahmad Jani Ikuti Safari Ramadan di Pelawan

0

SEKITARKITO – Ketua DPRD Sarolangun Ahmad Jani hadir ditengah rombongan safari Ramadan Pemerintah Kabupaten di masjid Baiturrahman, Desa Bukit, Kecamatan Pelawan.

Bersama rombongan Forkopimda Sarolangun lainnya, Ketua DPRD juga tampak didampingi anggota DPRD Akmal menunaikan ibadah sholat berjamaah.

“Safari Ramadan ini sebagai bentuk silaturahmi dengan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung,” katanya, Senin (23/2).

Menurutnya, safari Ramadan ini merupakan salah satu bentuk agenda rutin yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten dalam menjangkau masyarakat.

“Momentum mempererat ukhwatun islamiyah serta memperkuat sinergitas antara pemerintah, TNI-Polri dan masyarakat,” ujarnya.

Ketua DPRD mengajak, masyrakat untuk terus meningkatkan kepedulian sosial dan menjaga kerukunan antar warga.

“Kita jaga perkuat keimanan dan ketaqwaan kita serta bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif agar ibadah dapat dilaksanakan dengan khusyuk,” ungkapnya.

Tabungan Nasabah Raib, Bank Jambi Pastikan Bertanggung Jawab Asal Bukan Karena Ini

0

SEKITARKITO – Direktur Bank 9 Jambi Cabang Sarolangun M Ridwan memastikan pihak bank bertanggungjawab akan tabungan nasabah raib secara tiba-tiba.

Menurutnya, kantor pusat Bank Jambi nanti akan memberikan keterangan resmi menjawab kegaduhan nasabah.

“Bentar lagi ado rilis dari kantor pusat, (untuk yang hilang_red) menjadi tanggung jawab bank,” katanya, Minggu (22/2).

Dibedakan, tanggung jawab bank tidak akan berlaku bila kelalaian dilakukan oleh nasabah seperti terjebak modus penipuan.

“Beda jika hilang duit nasabah karena kelalaian sendiri. Seperti contoh poto diatas, nasabah mengklik tautan,” ungkapnya.

Sejumlah Tabungan Nasabah Bank Jambi di Sarolangun Raib Tiba-tiba

0

SEKITARKITO – Sejumlah tabungan nasabah Bank Jambi di Kabupaten Sarolangun raib tanpa diambil pemilik. Informasi yang dihimpun, selain jumlah tabungan nasabah berkurang, akses layanan mobile juga tidak dapat diakses.

Salah satu nasabah, M Idrus mengatakan bahwa tabungan dia bersama tabungan sang istri di Bank Jambi juga mengalami kehilangan secara tiba-tiba.

“Tadi sudah sayo laporan ke Kacab Sarolangun Pak Ridwan, dan ternyato dapat info bukan abang bae yang keno, banyak jugo yang lain,” katanya, Minggu (22/2).

Menurut Idrus yang aktif menjabat sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Sarolangun, tabungan yang disisihkan murni dari gaji dan tunjangannya untuk biaya sekolah anaknya hilang sekitar puluhan juta.

“Tabungan memang dak banyak, itu murni nabung dari gaji dan tunjangan dikit-dikit untuk biaya anak kuliah. Tabungan abang hilang Rp 24.500.000 tersisa tinggal 7 juta, Istri saya hilang Rp 23.000.000 tersisa tinggal Rp 4 juta, jadi bukan separuh hampir semuanya,” ujarnya.

Idrus mengharapkan, tabungannya bisa segera diproses pengembalian oleh pihak Bank. Selain itu, mantan pejabat dilingkungan Pemkab Sarolangun dan instansi lainnya juga dikabarkan banyak mengalami kehilangan serupa dengan nominal yang berbeda.

Kepala Cabang Bank Jambi di Kabupaten Sarolangun, M Ridwan belum membalas upaya konfirmasi dari metro Jambi perihal maraknya kejadian tersebut.

 

Ikuti Forum Konsultasi Publik, Waka l DPRD Sarolangun Minta Selaraskan Aspirasi Masyarakat

0

SEKITARKITO – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sarolangun, Cik Marleni turut mengikuti Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Sarolangun tahun 2027.

Digelar diaula kantor Bappeda Sarolangun, Kamis (20/2). Waka l DPRD Cik Marleni meminta melalui forum ini agar dapat menyelaraskan aspirasi masyarakat.

“Ini merupakan komitmen lembaga legislatif dalam mengawal proses perencanaan pembangunan daerah agar bisa berjalan sesuai dengan aspirasi dan kebutuhan masyarakat,” katanya.

Cik Marleni tampak mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari pembukaan, pemaparan rancangan awal dan diskusi bersama masyarakat.

Sebelumnya, Kepala Bappeda Sarolangun Ali Umar menyampaikan bahwa forum konsultasi publik ini merupakan amanat dari UU nomor 25 tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional.

“Forum ini menjadi ruang resmi untuk menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan kebijakan pemerintah daerah,” katanya.

Disisi lain, Wakil Bupati (Wabup) Sarolangun Gerry Trisatwika meminta penyusunan RKPD tahun 2027 mendatang harus mengacu pada hasil Musrenbang ditingkat Kecamatan.

Gerry meminta pemangku kepentingan untuk bersinergi dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut, unsur Forkopimda Sarolangun, kepala OPD, Camat serta tokoh masyarakat dan pemuda.

Pemkab Sarolangun Kumpulkan Sejumlah Agen dan Pangkalan Gas LPG 3 Kg

0

SEKITARKITO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sarolangun memanggil sejumlah agen Pertamina dan pengurus pangkalan gas elpiji 3 kilo gram di Kabupaten Sarolangun.

Pertemuan dengan pihak Pertamina, agen dan pengurus pangkalan itu dilakukan untuk mengurai dan mencari solusi akan penomoran kelangkaan gas melon tersebut.

Wakil Bupati Sarolangun, Gerry Trisatwika mengatakan selain berdialog, pihaknya juga menandatangani komitmen bersama.

“Komitmen bersama untuk sama-sama kita menyalurkan gas 3 kg itu kepada warga sekitarnya dengan HET yang berlaku dan tentu dibarengi konsekuensi yang sudah ada didalam kontrak mereka sebenarnya,” katanya, Rabu (18/2).

Menurutnya, jika komitmen dilanggar dan para agen serta pangkalan masih kedapatan menjual gas melon diatas harga yang telah ditetapkan. Pemkab Sarolangun tidak akan segan untuk melakukan pencabutan izin usaha.

“Kalau sangsi itu jelas sudah ada dikontrak mereka masing-masing, cuma hari ini kita pertegas kan lagi,” ujarnya sembari mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut mengawasi penyaluran gas elpiji.

“Kita awasi bersama agar penyaluran gas 3 kg ini bisa tepat sasaran dengan harga yang berlaku. Kalau ada pelanggaran tentunya sangsi berupa pencabutan izin usahanya,” tambahnya.

Lebih lanjut, untuk ditahun 2026 ini. Sarolangun disebut mendapatkan jatah kuota gas subsidi sebanyak lebih kurang 1.800.000 tabung.

Wabup menghimbau masyarakat yang tidak seharusnya mendapatkan kuota subsidi untuk jangan menggunakan gas elpiji 3 kg.

“Kita masih mengkaji berapa jumlah kuota tabung yang kita terima, kalau dari jumlah dan penerima sebenarnya cukup. Cuma karena kebutuhannya banyak dan juga meningkat kita mau usulkan bagaimana kalau kuotanya ditambah,” ungkapnya.

Bantu Atasi Kelangkaan Gas LPG 3 Kg, Bupati Sarolangun Pantau Penggelaran Operasi Pasar

0

SEKITARKITO – Kelangkaan gas LPG 3 Kg disejumlah wilayah di Kabupaten Sarolangun langsung dijawab Pemerintah.

Bupati Sarolangun Hurmin bersama Ketua TP PKK Sarolangun Ny. Risha Fitria memonitoring operasi pasar gas LPG subsidi tabung 3 kg dihalaman kantor Camat Air Hitam, Minggu (15/2).

Hurmin mengatakan, operasi pasar ini dilakukan untuk mengantisipasi kelangkaan dan menetralisir harga gas LPG 3 kg.

“Kegiatan ini untuk mengatasi kelangkaan LPG subsidi 3 kg serta menetralisir harga yang saat ini banyak beredar di atas HET,” katanya.

Diceritakan, Pemkab bekerjasama dengan agen mendistribusikan 550 tabung di Kecamatan Air Hitam dan sekaligus melakukan operasi pasar di lima Kecamatan lainnya.

“Total distribusi 2.800 tabung LPG 3 Kg, masing-masing 560 tabung per Kecamatan. Penjualan dilakukan sesuai HET sebesar Rp 18 ribu,” ujarnya.

Kelima Kecamatan itu diantaranya, Air Hitam, Sarolangun, Mandiangin, Singkut dan Bhatin Vlll. Diharapkan dengan pelaksanaan operasi pasar ini bisa membantu masyarakat.

“Pemerintah bersama aparat akan terus melakukan pengawasan, serta mengajak masyarakat ikut berperan aktif melaporkan pelanggaran,” ungkapnya sembari disambut antusias masyarakat.