Home Blog Page 22

Faktor Cuaca Jadi Ancaman Penyebaran Logistik Pilkada di Sarolangun

0

SAROLANGUN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sarolangun sudah mulai melakukan penyebaran logistik untuk Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tahun 2024 ke setiap kecamatan.

Penyebaran logistik yang dilepas Penjabat (Pj) Bupati Sarolangun Bahri mengatakan pelepasan logistik tahap pertama dilakukan untuk Kecamatan Limun, Batang Asai, Pauh dan Mandiangin Timur.

“Itu H-3 sudah harus tiba. Yang memang kalau secara geografis kalau ada hujan itu menyebabkan takutnya nanti keterlambatan makanya kita antisipasi,” katanya, Minggu (24/11).

Dalam pendistribusian logistik Pilkada, menurut Bahri terdapat beberapa kekhawatiran terkait curah hujan yang tinggi dan bisa menyebabkan banjir dan tanah longsor.

Kini, pihaknya sudah mempersiapkan antisipasi seperti telah menstanbykan alat berat dilokasi-lokasi rawan benaca akibat kondisi cuaca hujan.

“Kita menstandbykan alat berat khususnya kalau di Batang Asai itu takutnya longsor dan Limun juga. Kita stanby kan alat PU disana, kalau untuk Pauh Timur kita bekerjasama dengan perusahaan yang ada disana agar dia menstanbykan alatnya,” ujarnya.

Diharapkan, dalam pendistribusian logistik Pilkada serentak 2024 dapat berjalan lancar hingga ke Kecamatan hingga ke desa-desa.

Sementara itu, Ketua KPU Sarolangun Ahmad Mujaddid menambahkan penyaluran logistik dilakukan dengan tiga tahapa golongan yang dimulai dari lokasi tersulit, sedang dan mudah.

Menyikapi tahapan yang sudah masuk masa tenang kampanye, Mujaddid menekankan kepada seluruh masyarakat terutama tim pemenangan masing-masing calon untuk tidak lagi mensosialisasikan ajakan yang menguntukkan salah satu pasangan calon.

“Tidak lagi mengajak untuk memilih yang menguntungkan salah satu pasangan calon,” ungkapnya.

Pasukan PAM TPS di Sarolangun Bergeser, Kapolres Pesan Jaga Nama Baik Polri

0

SAROLANGUN – Jajaran Polres Sarolangun melaksankan apel pergeseran pasukan PAM TPS jelang Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tahun 2024.

Kapolres Sarolangun AKBP Budi Prasetya menekankan, personil untuk menjaga netralitas dalam Pilkada serentak.

“Jaga netralitas sebagai anggota Polri dan jaga kesehatan pada saat pelaksanaan pengamanan,” katanya, Sabtu (23/11).

Kapolres Sarolangun berpesan, kepada personil untuk menjaga nama baik Polri dalam pelaksanaan tugas dimasing-masing tempat.

“Jadikan kehadiran rekan-rekan dapat menjadi solusi bagi masyarakat,” ujarnya.

AKBP Budi Prasetya berpesan agar para personil dapat membaca situasi dan mengupayakan tidak terjadi konflik.

“Rekan-rekan ditugaskan untuk mengamankan TPS bukan ikut serta dalam penghitungan suara atau konflik di TPS,” ungkapnya.

APK Calon Kepala Daerah di Sarolangun Dibersihkan

0

SAROLANGUN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sarolangun melakukan apel pembersihan alat peraga kampanye (APK) di Pilkada serentak 2024.

Ketua KPU Sarolangun Ahmad Mujaddid mengatakan, penetapan lokasi dan masa kampanye telah dilakukan dari 25 September hingga 23 November 2024.

“Saat ini sudah memasuki masa tahapan masa tenang yang dilaksankan untuk kita semua dan hari ini kita melakukan apel Dimana secara bersama-sama menurunkan APK,” katanya, Minggu (24/11).

Menurutnya, pembersihan APK akan dilakukan di beberapa titik mulai dari persimpangan kantor Bupati hingga ke gapura perbatasan di Desa Sungai Abang.

“Simpang kantor bupati sampai ke gapura desa rantau tenang hingga Kecamatan Singkut, yang tidak kota tertibkan hanya di posko setiap pasangan calon,” ujarnya.

Pantauan dilokasi, jajaran Forkompimda Sarolangun melakukan penertiban alat peraga kampanye sejak pagi.

Pemkab Sarolangun Latih Kelompok Wisata di Kecamatan Batang Asai

SAROLANGUN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sarolangun melatih puluhan kelompok sadar wisata termasuk mahasiswa dan siswa di Kecamatan Batang Asai tentang kepariwisataan didaerah.

Sekretaris Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga (Disparpora) Sarolangun, Zulhitmi mengatakan kegiatan pelatihan dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan tentang tata cara mengembangkan ekonomi kreatif.

“Pemerintah daerah melakukan pengembangan kapasitas pelaku ekonomi kreatif, melalui pelatihan, pembimbingan teknis dan pendampingan,” katanya, Jumat (22/12).

Bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan sumber daya manusia, pelatihan dilakukan didua desa dalam Kecamatan Batang Asai yakni Desa Muaro Cuban dan Desa Lubuk Bangkar selama dua hari dari 21 hingga 22 November 2024.

Selain melatih ilmu pengetahuan dan tata cara mengembangkan ekonomi kreatif diwilayah pariwisata di Kabupaten Sarolangun. Puluhan peserta juga diajak untuk mempromosikan UMKM menggait pengunjung.

“Pengertian 17 sektor ekonomi kreatif diantaranya kuliner dan musik. 20 orang peserta terdiri dari mahasiswa pokdarwis telun mrembung dan pondok buluh bukit rayo, anggota BPD dan perangkat desa,” ungkapnya.

Bawaslu Sarolangun Beri Pemahaman Anggota Paswascam Jelang Masa Tenang

0

SAROLANGUN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sarolangun, memberikan pemahaman anggota Pengawas Kecamatan (Panwascam) jelang memasuki masa tenang.

Anggota Bawaslu Sarolangun Divisi Penyelesaian Hukum dan Penanganan Konflik, Aspriadi mengatakan jelang beberapa hari lagi masa tenag, pihaknya tengah melakukan beberapa hal persiapan.

“Pertama kami melaksanakan rapat kordinasi sentra gakumdu yang dihadiri oleh Panwascam se Kabupaten Sarolangun. Tujuannya memberikan pemahaman terhadap Panwascam tentang pidana ataupun penyelesaian pidana pada masa tenang,” katanya, Kamis (21/11).

Dalam rapat kordinasi yang dilakukan, pihaknya mengundang seluruh pengawas di Kecamatan termasuk tim sentra gakumdu.

Selain itu, Bawaslu Sarolangun menghimbau kepada para calon Bupati dan wakil Bupati untuk tidak melakukan kampanye pada masa tenang yang akan datang.

“Kami memberikan surat himbauan kepada paslon dan tim kampanye dan partai politik agar tidak berkampanye pada masa tenang,” ungkapnya.

Dampak Buruk Makan Malam Bagi Kesehatan

Jakarta – Penelitian baru yang diterbitkan di jurnal Nutrition & Diabetes menunjukkan bahwa makan berat pada malam hari bisa menimbulkan dampak buruk terhadap kesehatan bahkan pada mereka yang tidak menghadapi masalah berat badan.


Sebagaimana dikutip dalam siaran
Medical Dailypada Rabu (20/11), tim peneliti dari Oberta de Catalunya di Spanyol dan Universitas Columbia di Amerika Serikat menyampaikan bahwa mengonsumsi lebih dari 45 persen asupan kalori setelah pukul 17.00 dapat secara signifikan memengaruhi kadar glukosa darah, terlepas dari berat badan maupun lemak tubuh individu yang bersangkutan.

Ketika kadar glukosa darah tinggi, risiko keseluruhan kondisi kesehatan jangka panjang juga meningkat.

Dr. Diana Díaz Rizzolo selaku pemimpin penelitian mengatakan bahwa kadar gula yang tetap tinggi dalam jangka waktu lama antara lain dapat berimplikasi pada risiko diabetes tipe 2 yang lebih tinggi.

Kondisi demikian, menurut dia, juga menimbulkan peningkatan risiko kardiovaskular akibat kerusakan yang disebabkan oleh kadar glukosa tinggi pada pembuluh darah serta peningkatan peradangan kronis yang memperburuk kerusakan kardiovaskular dan metabolik.

Menurut penelitian, makan larut malam sering kali membuat orang makan berlebihan dan cenderung memilih makanan olahan. Ini terjadi karena hormon yang mengatur rasa lapar dan kenyang terganggu saat waktu makan ditunda hingga melewati jam siang hari.

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa terlepas dari berat badan seseorang dan total kalori yang dikonsumsi dalam sehari, waktu makan saja dapat memengaruhi metabolisme glukosa secara negatif.

Selama uji coba, para peneliti mengevaluasi kadar glukosa dari 26 peserta berusia antara 50 dan 70 tahun. Peserta mengalami kelebihan berat badan atau obesitas dan menderita pradiabetes atau diabetes tipe 2.

Semua peserta mengonsumsi jumlah kalori dan makanan yang sama sepanjang hari tetapi pada waktu yang berbeda.

Berdasarkan waktu sebagian besar kalori dikonsumsi, peserta dikategorikan sebagai pemakan awal, yang mengonsumsi sebagian besar kalori harian mereka sebelum malam, dan pemakan larut, yang mengonsumsi 45 persen atau lebih kalori mereka setelah pukul 17.00.

Para peneliti mencatat, pemakan larut memiliki toleransi glukosa yang lebih buruk terlepas dari berat badan mereka.

Dr. Rizzolo menyampaikan bahwa kemampuan tubuh untuk memetabolisme glukosa terbatas pada malam hari.

“Karena sekresi insulin berkurang dan sensitivitas sel kita terhadap hormon ini menurun karena ritme sirkadian yang ditentukan oleh jam sentral di otak kita yang dikoordinasikan dengan jam siang dan malam,” ia menjelaskan.

Jadi, lebih baik berusaha mengonsumsi sebagian besar kalori saat sarapan dan makan siang daripada saat makan malam. (Antara)

BPBD Sarolangun Petakan Lima Wilayah Rawan Bencana Hidrometeorologi

0

SAROLANGUN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sarolangun mempetakan enam wilayah Kecamatan masuk kategori rawan bencana hidrometeorologi.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sarolangun Yen Aswadi mengatakan, kelima Kecamatan diantaranya Kecamatan Limun dan Batang Asai.

“Jadi untuk rawan bencana hidrometeorologi yang kami petakan diwilayah Kecamatan Limun, Batang Asai, Sarolangun, Pauh dan Mandiangin itu yang rawan,” katanya, Rabu (20/11).

Menurutnya, untuk diwilayah Kecamatan Batang Asai dimusim penghujan paling sering terjadi bencana longsor dan banjir.

Meski begitu, sejauh ini belum terdapat laporan adanya kejadian longsor diwilayah tersebut dan tetap menghimbau agar warga tetap berhati-hati.

“Kalau longsor sampai saat ini belum ada laporan mudah-mudahan tidak terjadi, cuma kalau rawan memang diwilayah Batang Asai,” ungkapnya.

Warga Muratara Diamankan Polisi Sarolangun

0

SAROLANGUN – Tim Rajawali Satresnarkoba Polres Sarolangun menggagalkan upaya peredaran barang narkotika diwilayah Cermin Nan Gedang (CNG), Kabupaten Sarolangun.

IA, seorang warga Desa Napal Licin, Kecamatan Ulu Rawas, Kabupaten Muratara, Sumatera Selatan diringkus saat hendak mengedarkan barang haram narkoba jenis sabu-sabu.

Kasat Narkoba Polres Sarolangun AKP Suhendri mengatakan, dari tangan lA polisi menemukan satu buah tas selempang berisikan tujuh klip narkotika dan timbangan digital.

“Polres Sarolangun pada hari rabu tanggal 6 November 2024 telah mengamankan seorang laki laki berinisial IA warga Muratara Sumsel atas kepemilikan diduga Narkotika jenis sabu didalam 7 Klip Plastik bening di Dusun Mengkuah Desa Tambang Tinggi Kecamatan Cermin Nan Gedang,” katanya, Senin (18/11).

Suhendri menghimbau, kepada para masyarakat khususnya di Sarolanbun untuk tidak segan melaporkan informasi terkait peredaran narkotika diwilayah mereka.

“Kami menghimbau kepada masyarakat agar memberikan informasi kepada Kepolisian terkait penyalahgunaan Narkotika dilingkungan tempat tinggalnya, Polres Sarolangun yang dipimpim AKBP Budi Prasetya, S.IK, M. Si beserta jajaran Polres Sarolangun berkomitmen untuk memberantas peredaran narkotika diwilayah Kabupaten Sarolangun,” tutupnya.

Pria Paruh Baya Pencabul Anak Dibawah Umur Diringkus

0

SAROLANGUN – Satreskrim Polres Sarolangun meringkus seorang pria paruh baya berinisial TMS alias WS (57) warga Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun.

TSM diringkus petugas, lantaran melakukan aksi pencabulan terhadap seorang anak yang masih berusia empat tahun di Kecamatan setempat.

Kasat Reskrim Polres Sarolangun Iptu June Sianipar mengatakan, aksi pencabulan dilakukan pada 7 November 2024 lalu dekat pohon jambu dibelakang rumah korban.

“Tidak senang dengan perbuatan pelaku, ibu korban langsung mengadukan perbuatan pelaku ke Polres Sarolangun,” katanya, Minggu (17/11).

Kejadian tersebut berawal dari pengakuan sang kakak, yang menyampaikan kepada ibu korban telah melihat pelaku memegang alat kelamin korban.

Geram dengan ulah si pelaku, sang ibu lalu mengadu ke Polres Sarolangun hingga berhasil diamankan. Berdasarkan pendalaman petugas, pria paruh baya itu sudah sering melakukan aksi serupa kepada anak-anak lainnya.

Bahkan selain memegang, tersangka juga sering memperlihatkan alat kelaminnya kepada korban lain yang menurut pengakuan sudah terdapat sekitar enam atau lima korban.

“Terancam undang-undang tentang perlindungan anak, ancaman hukuman pidana penjara minimal lima tahun dan maksimal dua puluh tahun,” ungkapnya.

Pengedar Sabu di Tebo Ilir Dibekuk

0

TEBO – Satresnarkoba Polres Tebo berhasil mengungkap kasus peredaran narkoba jenis sabu di wilayah Dusun Air Panas, Kelurahan Sungai Bengkal, Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo. Penangkapan dilakukan pada sekitar pukul 21.30 WIB, Jum’at(15/11/2024).

Berdasarkan laporan yang diterima, Tim Opsnal Satresnarkoba mendapatkan informasi terkait aktivitas seorang bandar narkoba di wilayah tersebut. Setelah melakukan penyelidikan, tim berhasil menangkap seorang tersangka bernama MH (36).

Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan barang bukti berupa 42 paket kecil narkoba jenis sabu dengan berat 5,40 gram, serta beberapa barang bukti lainnya seperti plastik klip, alat hisap, dompet kecil, dan sejumlah uang tunai sebesar Rp4.370.000. Selain itu petugas juga menyita dua unit telepon seluler yang diduga digunakan tersangka untuk melakukan transaksi narkoba.

Kapolres Tebo AKBP I Wayan Arta Ariawan S.H,S.I.K,M.H melalui Kasat Resnarkoba IPTU Jeki Noviardi S.H,M.H menyatakan bahwa tersangka mengakui kepemilikan barang bukti sabu tersebut dan rencananya akan dijual.

“Pengungkapan ini merupakan hasil dari penyelidikan intensif dan kerja keras anggota di lapangan dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Tebo,” Pungkas Kasat Narkoba.

Adapun tindak lanjut dari penangkapan ini adalah melakukan pemeriksaan intensif terhadap tersangka dan saksi-saksi, mengamankan barang bukti, serta mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap jaringan peredaran lainnya. Tersangka akan diproses sesuai Pasal 114 ayat (1) dan Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.