Home Blog Page 8

Dampingi Gubernur, Bupati Sarolangun Serahkan Bantuan Dumisake ke Siswa

0

SAROLANGUN – Bupati Sarolangun Hurmin mendampingi Gubernur Jambi Al Haris menyerahkan bantuan Dumisake kepada siswa/siswi di SMK N 1 Kabupaten Sarolangun.

Gubernur Al Haris mengatakan, bantuan pendidikan dalam program Dumisake ini berupa bantuan perlengkapan sekolah.

“Bantuan di SMK ini diberikan baju, lengkap, tas, buku dan sebagainya. Untuk sekolah swasta, kita tambah lagi, SPP nya kita bayarkan,” ujarnya, Rabu (5/11).

Menurutnya, untuk bantuan pendidikan Dumisake di sekolah swasta. Para siswa/siswi akan mendapatkan bantuan biaya dengan nilai bervariasi.

Ditambahkan, program yang berjalan lebih kurang 5 tahun tersebut diharapkan mampu meringankan beban.

“Alhamdulillah di Sarolangun ini ada tambahan satu orang dan tahun ini kita berikan 5100 siswa se Provinsi Jambi dan telah kita berikan ada 20.000 siswa,” katanya.

Sementara itu, selaras dengan pemerintah pusat yang telah melaksanakan program makan bergizi gratis diharapkan para siswa tidak lagi merasa khawatir akan biaya sekolah.

Kurang Persyaratan Jadi Alasan BPBJ Setda Sarolangun Kesampingkan Perusahaan Lokal

0

SAROLANGUN – Sejumlah paket kegiatan fisik di Pemerintah Kabupaten Sarolangun dengan jumlah besar banyak dimenangkan oleh perusahaan luar hingga membuat cemburu kontraktor lokal.

Menanggapi itu, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Setda Sarolangun Herjoni Edison mengatakan untuk paket kegiatan tender bersifat terbuka umum.

“Memang ULP sesuai dengan perpres terbaru itu terbuka untuk umum kalau lelang, siapapun bisa masuk kesitu,” katanya, Selasa (4/11).

Menurutnya, jika paket kegiatan didapatkan oleh perusahaan luar Kabupaten Sarolangun. Pihaknya meyakinkan bahwa itulah yang terbaik dan telah sesuai ketentuan.

“Ketika memang perusahaan luar yang dapat, pokja beranggapan itulah yang sesuai dengan selektifnya, evaluasi dan lain-lain,” ujarnya.

Selain itu, pantauan pihaknya dilapangan, tidak semua paket kegiatan dimenangkan perusahaan luar. Ditegaskan, banyak juga paket kegiatan yang dikerjakan oleh perusahaan lokal asal Sarolangun.

“Kita sudah mengingatkan juga dengan PPK, teman-teman juga, kalau perusahaan lokal ini mau ikut kompetisi lelang artinya harus mempersiapkan persyaratan yang dipersiapkan oleh PPK agar bisa bersaing secara transparan,” ungkapnya.

Herjoni mengaku juga turut menyayangkan bila paket kegiatan dimenangkan oleh perusahaan luar, karena pajak pendapatan yang seharusnya bisa kembali ke daerah malah masuk ke daerah luar Sarolangun.

“Kami berharap teman-teman lokal lebih fighting lagi dalam pelaksanaan tender sehingga ketika perusahaan lokal dapat, artinya perputaran roda ekonominya di Sarolangun. Tapi kemarin kita kelapangan, banyak juga yang perusahaan dari luar tapi pekerjanya dari lokal,” pungkasnya.

2,3 Milyar untuk Bangun Gedung Rawat Inap di RSUD Sarolangun Dicemburukan Kontraktor Lokal

0

SAROLANGUN – Pembangunan gedung rawat inap di RSUD Chatib Quzwain Sarolangun menimbulkan kecurigaan. Pasalnya, proyek yang dianggarkan Rp 2,3 milyar lebih itu hanya dikerjakan melalui sistem rehab.

Bukan pembangunan baru, melainkan perluasan bangunan lama yang dipoles pihak rekanan pemenang tender. CV Bumi Gada Kontruksi yang beralamat di Jalan Lingkar Barat 2, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi.

Pengerjaan yang dimenangkan perusahaan asal luar Kabupaten Sarolangun itu, menimbulkan kecemburuan di para kalangan kontraktor lokal Sarolangun.

Menurut mereka, banyak pekerjaan proyek yang dimenangkan atau dikerjakan oleh perusahaan dan kontraktor luar Sarolangun.

“Selama ini kami, saya selaku ketua asosiasi gapeksindo dari tahun-tahun sebelumnya sudah berkordinasi supaya meningkatkan, mengembangkan dan membina kontraktor lokal,”  ujar Taufik, Sabtu(1/11).

Menurutnya, jika pekerjaan dilakukan oleh pihak rekanan dari luar, kerugian bisa dialami karena pajak penghasilan masuk ke daerah lain dan bukan ke kas daerah Sarolangun.

“Ini yang sangat disayangkan, kenapa tidak melibatkan kontraktor lokal, perusahaan lokal agar bisa berkembang,” katanya.

Pihaknya bahkan sudah berupaya melakukan koordinasi dengan instansi terkait. Supaya bila terdapat kekurangan yang di miliki perusahaan lokal bisa disosialisasikan untuk dilengkapi.

Selain itu, untuk pembangunan gedung rawat inap di RSUD Sarolangun. Diterangkannya banyak perusahaan lokal yang dirasa memenuhi kriteria untuk mengerjakan proyek tersebut.

“Kalau rawat inap ini, perusahaan lokal saya rasa memenuhi kriteria, cuma kami ini tidak dikasi ruang kesempatan,” ungkapnya.

Dengan pagu anggaran Rp 2.375.000.000 untuk pembangunan gedung rapat inap yang bersumber dari DAK APBD pergeseran di RSUD Sarolangun. Fakta di lapangan terlihat pengerjaan melakukan perbaikan dengan memanfaatkan bangunan lama.

Sementara itu, Tim Korsubgah KPK dan Bupati Sarolangun Hurmin dua hari lalu sempat melakukan pengecekan bangunan dan menyorot pekerjaan yang diberikan ke rekanan asal Jambi.

Bupati Sarolangun Serahkan Bantuan Beasiswa Dari Baznas, 105 Mahasiswa Kecipratan Rp 2,5 Juta

0

SAROLANGUN – Bupati Sarolangun Hurmin melalui staf ahli Juddin, menyerahkan bantuan beasiswa untuk 105 mahasiswa S1 dari Badan Amal Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten setempat.

Menurutnya, selain menyalurkan bantuan bagi para mahasiswa. Baznas juga turut menyalurkan bantuan lain seperti bantuan lumbung pangan, ternak, berobat dan keluarga berisiko stanting.

“Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Sarolangun mengucapkan terima kasih sekaligus mengapresiasi BAZNAS Sarolangun yang telah melaksanakan program penyaluran bantuan bagi para mahasiswa dan keluarga yang tidak mampu,” katanya, Rabu (29/10).

Hurmin mengatakan, pihaknya mendukung penuh setiap program yang dilaksanakan Baznas Sarolangun dalam upaya meningkatkan sumberdaya manusia dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami minta agar bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Sarolangun Ahmad Zaidan mengungkapkan lebih kurang Rp 262.500.000 anggaran dikeluarkan untuk bantuan beasiswa S1.

“Untuk banguan lumbung pangan ada sebesar Rp 5 juta, bantuan ternak kambing Rp 246 juta, bantuan kursi roda, pendampingan biaya berobat dan bantuan paket sembako bagi keluarga beresiko stanting,” ungkapnya.

Bupati Sarolangun Launcing Perlindungan 55 Ribu Lebih Pekerja Rentan

0

SAROLANGUN – Bupati Sarolangun Hurmin melauncing perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi 55.703 pekerja rentan dan lembaga adat serta pemberdayaan masyarakat kelurahan di Kabupaten Sarolangun.

Menurut Bupati, perlindungan jamsostek ini merupakan wujud nyata dari komitmen pemerintah dalam melindungi tenaga kerja baik disektor formal maupun informal.

“Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada BPJS Ketenagakerjaan atas kerjasama yang baik dengan pemerintah Kabupaten sarolangun dalam memperluas cakupan peserta seperti petani, pedagang kecil dan pekerja non formal lainnya,” katanya Selasa (28/10).

Diceritakan, bagi para pekerja tentu terdapat resiko dalam melaksanakan pekerjaan, baik jaminan untuk hari tua.

Bupati Hurmin mengharapkan dengan kehadiran program perlindungan sosial bagi pekerja, kesejahteraan masyarakat dapat meningkat kedepan.

“Ini bukti kerjasama kita semua, bahwa kita berharap seluruh pekerja di Sarolangun tidak ada lagi yang tidak mendapatkan perlindungan jaminan sosial,” ujarnya.

Sementara itu, dalam pelauncingan perlindungan sosial turut dihadiri Wakil Bupati Gerry Trisatwika. Unsur Forkopimda dan kepala kantor BPJS Ketenagakerjaan dan tamu undang lainnya yang bertepatan dengan pelaksanaan hari sumpah pemuda.

Sidak Kantor Dinas Kesehatan, Bupati Merangin Berang Lihat Lingkungan Kotor

0

MERANGIN – Bupati Merangin M Syukur, tiba-tiba melakukan inspeksi mendadak atau sidak khusus ke kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Merangin, Selasa (14/10).

Kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Merangin itu membuat pejabat Dinkes terkejut dan menyambut hangat.

Bupati yang akrab disapa Bang Syukur lalu berkeliling dan mengungkap kekecewaan karena menilai kebersihan lingkungan kantor dan taman kurang terjaga.

“Saya sudah keliling, menurut saya kebersihan masih 50 persen. Ini PR buat semuanya. Tolong kebersihannya ditingkatkan lagi. Ini Dinas Kesehatan, masa lingkungannya kotor. Tamannya juga kurang terjaga,” katanya.

Selain melihat lingkungan kantor, M Syukur juga memantau tingkat kehadiran ASN yang diungkapnya cukup memuaskan. Dia juga berdiskusi ringan dengan para pegawai termasuk meminta pegawai untuk menjaga kebersihan lingkungan kantor.

“Nanti, setiap ASN silakan bawa satu pot bunga untuk menambah keindahan taman dan lingkungan dinas,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan, Dede Sulaiman mengaku kaget akan sidak mendadak yang dilakukan Bupati Merangin.

“Saya lihat mobil BH 1 masuk lingkungan Dinkes. Loh, ada apa ini kok tiba-tiba datang. Rupanya mau sidak,” ujarnya.

Dede menambahkan akan menjalankan instruksi dan arahan yang disampaikan Bupati. “Alhamdulillah pak Bupati sudah memberikan arahannya, insyaallah instruksi pak Bupati akan kita jalankan dengan semaksimal mungkin,” tutupnya.

Paripurna HUT ke26 Sarolangun Diramaikan Sejumlah Tokoh

0

SAROLANGUN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sarolangun menggelar rapat paripurna istimewa dalam rangka menyambut HUT Kabupaten Sarolangun yang ke 26 di tahun 2025.

Dihadiri sejumlah tokoh, mulai dari Gubernur Jambi Al Haris, anggota DPR RI, DPD RI, DPRD, unsur Forkopimda dan tokoh masyarakat meramaikan perayaan hari jadi Kabupaten bumi sepucuk adat serumpun pseko.

Ketua DPRD Sarolangun Ahmad Jani mengatakan, Kabupaten Sarolangun resmi terbentuk berdasarkan UU nomor 54 tahun 1999 lalu.

“Makna ulang tahun mengandung arti untuk mengevaluasi program pembangunan di Kabupaten Sarolangun dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat agar lebih baik kedepan,” katanya, Minggu (12/10).

Menurutnya, pada momentum ini pihaknya juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh dukungan masyarakat.

DPRD Sarolangun disebutnya telah melakukan penyusunan program, diantaranya fungsi legislatif yakni membentuk peraturan darah dan pengawasan.

“DPRD Sarolangun telah mengesahkan APBD perubahan tahun 2025, pembahasan APBD tahun 2026. Serta fungsi pengawasan dengan melaksanakan rapat dengar pendapat bersama OPD,” ujarnya.

Selain itu, dalam pelaksanaan rapat paripurna HUT Sarolangun ke 26. Video kilas pembangunan Kabupaten diperlihatkan kepada seluruh tamu undangan yang hadir.

Ketua PKK Tinjau Persiapan Paripurna HUT Sarolangun ke 26

0

SAROLANGUN – Ketua TP-PKK Sarolangun Ny Risha Fitria Hurmin memantau langsung persiapan pelaksanaan rapat Paripurna dalam rangka HUT Kabupaten Sarolangun yang ke 26 tahun 2025.

Ny Risha Fitria mengatakan bahwa pengecekan persiapan Paripurna HUT Kabupaten Sarolangun ini untuk memberikan masukan maupun arahan kepada segenap panitia pelaksana agar kegiatan ini benar-benar dipersiapkan sebaik mungkin.

“Kami sengaja datang meninjau persiapan, insaallah sudah hampir rampung, ada sedikit-sedikit yang harus diganti karena kurang sesuai jadi kita memantau itu. Arahannya, seperti biasa HUT Kabupaten Sarolangun harus dirampungkan dengan baik, semoga acaranya berjalan sukses,” harapnya, Jumat (10/10).

Sekretaris DPRD Kabupaten Sarolangun Kaprawi menambahkan, sejauh ini persiapan sudah hampir rampung 100 persen. Menurutnya, dalam perayaan kali ini diperkirakan tamu yang hadir sebanyak 1.600 orang.

“Hampir rampung, besok ditargetkan selesai dan gladi bersih dengan Bapak Bupati, ketua DPRD dan pimpinan DPRD serta jajaran,” ujarnya.

Lebih lanjut, tamu undangan mulai dari anggota DPR dan DPD RI, Gubernur dan Forkopimda Jambi serta Bupati dan Wali Kota dan lainnya diundang dalam perayaan hari jadi.

Dijelaskan Kaprawi, berdasarkan penetapan UU nomor 54 tahun 1999. Pemekaran Kabupaten Sarolangun dari Bangko ditetapkan pada tanggal 12 Oktober.

“Ulang tahun kita pada tahun ini mengusung tema, Basamo Berbakti menuju Sarolangun Maju,” ungkapnya.

1.375 PPPK Merangin Dilantik, Bupati M Syukur Ingatkan Tantangan Besar

0

JAMBI – Bupati Merangin M Syukur melantik 1.375 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2025 di Taman Arboretum Rio Alif, Dusun Mudo.

Bupati M Syukur mengingatkan, kepada pegawai yang baru dilantik, akan beberapa tantangan besar yang bakal dihadapi kedepan.

“Saya berharap mereka bekerja dengan maksimal untuk pemerintah, sekarang kita menghadapi masa yang mungkin tidak bisa terpikirkan. Baik soal dana, program dan segala macam dan tantangan kita besar,” katanya, Kamis (9/10).

Dihadapan 1.375 PPPK yang baru dilantik itu. M Syukur mengharapkan mereka bisa menanamkan semangat gotong royong, inovasi dan rasa saling memiliki negeri ini.

Menurutnya, pelantikan dan pengambilan sumpah janji jabatan sengaja dilakukan ditempat wisata untuk membangkitkan gairah wisata di Kabupaten Merangin.

“Kita kenalkan kepada ASN PPPK yang baru agar mengenal, ini adalah salah satu tempat wisata paling favorit,” ujarnya.

1.375 PPPK itu, mulai dari tenaga pengajar atau guru, tenaga kesehatan dan tenaga teknis. Selain itu, dalam waktu dekat. Pemkab Merangin juga akan memproses 3.500 an PPPK paruh waktu untuk mengakomodir honorer.

“Kami ingin ASN yang dilantik ini betul-betul orang yang sesuai dengan pengabdian kerja,” ungkapnya.

Temukan Mayat Seorang Lelaki, Polres Merangin Lakukan Olah TKP

0

JAMBI – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Merangin melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) penemuan mayat seorang laki-laki di kebun karet yang berada di Desa Gading Jaya Kecamatan Tabir Selatan Kabupaten Merangin pada Minggu (5/10) sekira pukul 20.00 Wib kemarin.

Penemuan mayat bernama Ramli (40) bermula dari laporan masyarakat RT 20, Desa Gading Jaya yang dikabarkan hilang pada Sabtu (4/10) lalu.

Ketua RT 20, Simon bersama warga lalu melakukan pencairan hingga akhirnya menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia di kebun karet tak jauh dari pemukiman warga.

Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah Efendi melalui Kapolsek Tabir Selatan AKP Fatkurrohman mengatakan setelah mendapat laporan timnya lalu melakukan olah TKP.

”Benar, setelah mendapat laporan dari warga terkait penemuan mayat, selanjutnya kami berkoordinasi dengan Sat Reskrim dan Unit Identifikasi Polres Merangin untuk melakukan olah TKP”, katanya.

Dijelaskan, berdasarkan keterangan dari pihak keluarga bahwa korban dikabarkan hilang sejak Sabtu lalu hingga dilakukan pencarian.

”Hasil olah TKP tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan baik senjata tajam maupun senjata tumpul pada tubuh korban dan berdasarkan keterangan dari pihak keluarga korban menyatakan bahwa korban juga mempunyai riwayat penyakit jantung,” ujarnya.

Kini jenazah telah diserahkan ke rumah duka dan pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi sehingga kemudian disemayamkan dirumah duka.